Bob Sadino vs Mario Teguh
Bob Sadino: "Mau kaya? berhentilah sekolah atau berhentilah kuliah sekarang juga, and start action, karena ilmu di lapangan lebih penting daripada ilmu di sekolahan atau kuliahan."
------ vs -------
Mario Teguh: "Berhati-hatilah dengan orang yang membanggakan keberhasilannya walaupun dia berpendidikan rendah. Itu tidak boleh dijadikan dalil. Pendidikan itu penting. Buktinya, dengan pendidikan yang sedikit saja, dia bisa berhasil, apalagi jika dia terdidik dengan lebih baik. Bukankah kita dianjurkan untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina? Dengan ilmu, segala sesuatu bisa mencapai kualitas tertingginya."
PILIH MANA ???
....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.
Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
"Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Salah satu kekhasan pemimpin yang baik, justru harus mengenal, kapan kita bisa mematikan ide kreatif seorang teman atau team kerjamu. Dengan mengenal caranya, engkau akan menemukan cara baru untuk menyuburkan ide kreatif dari anggota team kerjamu! Caranya mudah untuk mematikan ide anggota team kerjamu:
Janganlah menatap matanya, tetapi lihatlah barang di sekitarnya, atau tunduk saja saat dia mengajak engkau bicara! Katakanlah padanya, "Siapa yang tanya, penting apa idemu buatku?" Tempatkanlah ide temanmu itu dengan cara "brainstorming": Emang idemu itu satu-satunya yang benar apa? Masih banyak ide bagus lainnya daripada idemu sendiri! Misalnya temanmu sedang menampilkan ide kreatifnya untuk menghias dekorasi manten. Dia membuat dekorasi manten yang bernuansa pegunungan lengkap dengan air terjunnya. Kalau engkau mau mematikan idenya, katakan saja, "Emang kamu sendiri apa yang punya ide seperti itu, aku pun punya, tapi aku nggak suka....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
No
|
Jenis member
|
Uang
pendaftaran
|
1
|
Silver
|
Gratis.
|
2
|
Vip Gold
|
Rp 195.802,-
|
3
|
Vip PLATINUM
|
Rp 495.802,-
|
4
|
Vip EMERALD
|
Rp 795.802,-
|
5
|
Vip DIAMOND
|
Rp 1.295.802,-
|
6
|
Vip DOUBLE-DIAMOND
|
Rp 1.995.802,-
|
7
|
Vip TRIPLE-DIAMOND
|
Rp 2.995.802,-
|
Kamera pengintai atau CCTV ini biasanya dipasang terbuka hingga mata telanjang kitapun dapat melihatnya, kamera CCTV dilengkapi sensor Inflared, ini digunakan secara auto apabila kondisi cahaya disekitar cakupan kamera tersebut redup seperti malam hari. tiap-tiap kamera tersebut dihubungkan ke sebuah DVR atau server, yang biasanya diletakan di ruangan Security atau Kepala kantornya hehehe... buat ngawasi anak buahnya, tidur gak sini atau si itu kalau lagi kerja. harga satu unit DVR HD untuk empat buah kamera mencapai puluhan juta lho, dibeberapa tempat kamera-kamera tersebut ada yang di onlinekan ke kantor pusatnya, seperti di NTMC Polri, BANK dll.
Produksi film merupakan sebuah pekerjaan kolaboratif antar individu yang mengerahkan kemampuan di bidang masing-masing dengan taste yang berbeda pula.Mulai dari pekerjaan di dept. kamera, art, lighting, dll. Pekerjaan kolaborasi ini diharapkan menghasilkan hasil baru dengan rasa baru. Seperti makanan gado-gado, kita mengumpulkan berbagai jenis sayur mayur dengan rasa yang berbeda kemudian disatukan oleh seorang koki menjadi masakan dengan rasa baru. tugas meramu segala macam elemen dalam film yang berhubungan dengan eksekusi di lapangan adalah tugas seorang sutradara.
Seorang sutradara mempunyai tugas cukup berat untuk meramu beberapa tugas menjadi hasil yang maksimal. Seorang chief dalam departemen pastilah sudah dibekali kemampuan teknis di bidang masing-masing. Dengan kemampuan teknis itulah diharapkan bisa menghasilkan sebuah film dengan taste dan citarasa tinggi. Intinya sutradara harus mampu mengkolaborasikan kemampuan teknis dan estetika dalam produksi.
Pendekatan estetika dalam produksi film maupun video sangatlah penting. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan :
Interpretasi naskah
Ini juga merupakan hal yang penting; apa tujuan dibuatnya sebuah film, siapa yang menonton, dan apa yang diharapkan dari penonton.
Menggunakan imajinasi dan orisinalitas
Jangan batasi imajinasi kita dalam interpretasi naskah menjadi gambar, gunakan seluruh kemampuan kita baik secara teknik maupun estetik serta didukung oleh pengalaman hidup kita.
Mood film
Kombinasi ramuan teknik yang tepat dengan estetika yang cukup diharapkan akan menyeret penonton ke dalam memori yang tak terlupakan dari film kita. Berikut beberapa hal yang mempengaruhi mood film :
- Lokasi & setting
- Warna, tekstur dan design
- Teknik lighting
- Teknik pengambilan gambar
- Teknik editing
- Performance pemain dan directing
DRAMA TECHNIQUE
Jangan berharap film akan berhasil tanpa unsur yang satu ini : drama. Banyak sekali elemen yang harus diperhatikan dalam membuat tangga dramatik yang sesuai di setiap scene,antara lain :
Karakterisasi tokoh dan interpretasi naskah oleh pemain
Memasukkan tokoh film ke dalam pemain agar menghasilkan inner acting (acting namun berasal dari hati, bukan hafalan)
Memainkan intonasi dan emosi pada porsinya
Memanfaatkan bloking dan pergerakan pemain untuk menghasilkan dimensi dan dramatik yang sesuai
Memanfaatkan gesture untuk membuat stressing emosi
Tugas berat berikutnya dari seorang sutradara adalah bagaimana merangkai seluruh adegan yang
diambil secara acak menjadi satu kesatuan cerita yang utuh.
TATA BAHASA DALAM FILM
Bagaimanakah urutan shot yang kita buat?
Alternatif 1:
CU tokoh
MLS tokoh berjalan menuju pasar
LS tokoh masuk ke dalam pasar
Ataukah;
Alternatif 2 :
MLS tokoh sedang berjalan menuju pasar
MCU tokoh sedang berjalan
LS tokoh masuk ke dalam pasar
VIDEOGRAFI DALAM PERSPEKTIF ESTETIKA
Seperti telah kita ketahui setiap elemen dalam pembuatan film mempunyai dua unsur yang harus dipahami yaitu teknis dan estetis. Kali ini kita akan berbicara masalah videografi dengan pendekatan estetika, antara lain kita akan berbicara tentang Komposisi Gambar.
1. Gerakan Kamera dan Lensa
A. Panning
Pan adalah gerakan mendatar dari kiri ke kanan.
Pan kanan (kepala kamera bergerak ke kanan – obyek bergerak ke kiri)
Pan kiri (kepala kamera bergerak ke kiri – obyek bergerak ke kanan)
Gerakan pan akan membuat penonton merasa sedang menantikan sesuatu yang akan nampak di
layar, sehingga sebelum melakukan pan seorang kameraman harus menentukan titik awal dan akhir
dari sebuah shot.
B. Tilting (tilt)
Adalah gerakan kamera secara vertikal, mendongak dari bawah ke atas atau sebaliknya.
Tilt up ( kepala kamera mendongak ke atas – obyek bergerak ke bawah)
Tilt down ( kepala kamera menunduk ke bawah – obyek bergerak ke atas)
Gerakan ini dilakukan antara lain untuk mengikuti gerak obyek, serta juga untuk mempertajam efek
dramatis gambar.
C. Zooming
Adalah gerakan lensa mendekati / menjauhi obyek secara optis, yaitu dengan merubah lensa dari
sudut pandang sempit (tele) ke sudut pandang lebar (wide) dan sebaliknya.
Zoom in : mendekati obyek, dari long shot ke close up
Zoom out : menjauhi obyek, dari close up ke long shot
Gerakan ini biasanya untuk menekankan sesuatu, penonton diajak untuk melihat detil dari sebuah
obyek, dan sebaliknya untuk memberi orientasi dimana obyek itu berada.
D. Rack focus
Adalah merubah fokus lensa dari obyek di latar belakang ke obyek di latar depan, atau sebaliknya,
biasanya dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian penonton dari obyek yang satu ke yang lain.
2. FRAMING / BIDANG PANDANGAN
Adalah lebar sempitnya bidang pandangan yang masuk ke dalam frame (bingkai kamera). Ada istilah
yang harus dipahami oleh seorang kameraman ketika mendapat perintah dari sutradara ketika dia
meminta sebuah framing (pembingkaian).
1. ELS (extreme long shot)
Adalah shot yang sangat jauh dan menghasilkan bidang pandangan yang sangat luas. Obyek utama
nampak sangat kecil.
2. LS (long shot)
Adalah shot jauh dan menghasilkan pandangan yang lebih dekat dibanding ELS,tapi obyek masih
didominasi latar belakang yang luas.
3. MLS (medium long shot)
Shot yang menghasilkan bidang pandang yang lebih dekat dibanding long shot, obyek manusia
biasanya diambil mulai dari lutut sampai atas kepala. Ruang yang harus disisakan di atas kepala
biasanya disebut dengan head room.
4. MS (medium shot)
Adalah shot yang menampilkan obyek lebih dominan, dan obyek manusia ditampakkan mulai dari
pinggang sampai di atas kepala.
5. MCU (medium close up)
Disini obyek diperlihatkan dari bagian dada sampai di atas kepala.
6. CU (close up)
Obyek menjadi pusat perhatian dari gambar. Untuk obyek manusia biasanya ditampilkan mulai dari
bahu sampai di atas kepala.
7. BCU (big close up)
Adalah shot yang hanya menampilkan bagian tertentu dari obyek, dan gambar tersebut memenuhi
frame pada kamera.
8. Two shot, three shot
Adalah shot yang berisi gambar 2, 3 obyek / manusia.
9. OSS (over the shoulder shot)
Adalah shot dimana obyek menghadap kamera, dengan bingkai bahu dan kepala sebagian dari obyek
yang lain sebagai lawan bicara .
10. ES (establishing shot)
Adalah sudut di mana kamera mengambil gambar suatu obyek. Dengan menempatkan kamera pada posisi yang tepat maka akan menghasilkan kesan tertentu dari sebuah gambar dan juga akan menghasilkan gambar yang baik.
1. Normal angle
Posisi kamera lebih tinggi dari mata manusia atau obyek yang sedang diambil gambarnya. Posisi ini sangat berguna untuk menampakkan obyek-obyek di sebuah ruangan yang sempit. Selain itu obyek yang diambil gambarnya akan terkesan rendah, kecil, hina, dsb.
3. Low angle
Posisi kamera berada di bawah ketinggian mata obyek, hingga kamera harus mendongak untuk menangkap obyek. Memberi kesan kuat, menguasai pada sebuah obyek.
4. Subjective angle
Kamera diposisikan sebagai seorang tokoh yang tidak kelihatan dilayar, dan memberi kesan sudut pandang dari tokoh tersebut.
Selain itu tentu saja masih banyak hal yang harus dipelajari dalam hukum komposisi. uraian di atas hanyalah dasar sinematografi.
VIDEOGRAFI DALAM PERSPEKTIF TEKNIS
a. Lensa
Berfungsi sebagai tempat untuk melihat obyek yang sedang direkam.
c. Recorder
Kontiniti lighting
Kondisi cahaya antar shot, terutama dalam satu scene diharapkan tidak berubah agar penonton tidak terganggu karena terjadi jump light.
Kontiniti suara
Suara juga sangat penting dijaga kontinitinya terutama dalam hal tone, equalisasi, noise, atmosfir, dsb.
Kontiniti art
Kontiniti yang perlu dijaga dalam art antara lain wardrobe, make up, property, setting.
FILMING TECHNIQUE
Adalah tata cara pengambilan gambar. Dikenal 2 macam sistem yang sering dipakai :
Master scene
Adalah teknik pengambilan gambar yang hanya mengambil shot-shot yang dibutuhkan saja sesuai dengan story board ataupun shot list.
PROGRESI DRAMATIK GAMBAR
3. LEVEL III (SIAGA)
Kunjungi website resminya di www.new7wonders.com atau langsung dengan mengirimkan SMS ketik KOMODO kirim ke 9818 sebanyak-banyak nya! Sebelum tanggal 11-11-2011!
Ayo Buruan.............!!!!!!!!
Nama Domain .id
|
Persyaratan Pendaftaran Domain .id
|
| .AC.ID |
|
| .CO.ID |
|
| .NET.ID |
|
| .WEB.ID |
|
| .SCH.ID |
|
| .OR.ID |
|
| .MIL.ID |
|
| .GO.ID |
|
| Update atau Transfer Registrant dan Admin Contact |
|
Fasilitas Gratis
| ||||||||
| Tunggu apalagi buruan gabung dan beli Domain & Hostingnya di http://www.murah-banget.com |
![]() |
| ( Candi Tinggi Dok. THE SOMT ) |
![]() |
| ( Candi Gedonh Dok. THE SOMT ) |
![]() |
| ( Candi Gedong II Dok. THE SOMT ) |
![]() |
| ( Telago Rajo Dok. THE SOMT ) |
Di Kutip dari : http://home.candimuarojambi.com
merupakan sebuah program berbasis PAY PER LEAD (PPL) yang artinya anda DIBAYAR UNTUK MEREKRUT, dimana dalam program ini anda di minta untuk merekrut member ke websitenya dan tentu saja sebagai imbalannya ada komisinya.
Modal 100% Gratis
Program Ini di biayai oleh sponsor sehingga anda bisa mengikutinya secara gratis tanpa biaya apapun.dan komisi nya pun ada tahapan-tahapannya lho.
-
Level 1 : Anda merekrut 10 MEMBER PREMIUM (MP)
KOMISI LEVEL 1 :
10 x Rp.2.500,- = Rp.25.000,-
-
Level 2 : 10 Orang di Level 1 anda
Merekrut 10 (MP) = 100
KOMISI LEVEL 2 :
100 x Rp.1.000,- = Rp.100.000-
-
Level 3 : 100 Orang di Level 2 anda
Merekrut 10 (MP) = 1000
KOMISI LEVEL 3 :
1000 x Rp.1.000,- = Rp.1.000.000,-
-
Level 4 : 1000 Orang di Level 3 anda
Merekrut 10 (MP) = 10.000
KOMISI LEVEL 4 :
10.000 x Rp.1.000,- = Rp.10.000.000,-
Level 5 : 10.000 Orang di Level 4 anda
Merekrut 10 (MP) = 100.000
KOMISI LEVEL 5 :
100.00 x Rp.1.000,- = Rp.100.000.000,-
-
Level 6 : 100.000 Orang di Level 5 anda
Merekrut 10 (MP) = 1000.000
KOMISI LEVEL 6 :
1000.000 x Rp.1.000,- = Rp.1.000.000.000,- (1 MILYAR)









